Mutiara Hadits 982 – JANGAN BIARKAN SETAN MENYENTUH ANAK ANAKMU

Tidak diragukan lagi bahwa setan adalah musuh terbesar manusia. Mereka akan selalu berusaha mengganggu manusia selama hidupnya, semenjak terlahir ke dunia sampai menjelang wafatnya. Sekuat apa pun manusia, tetap harus menghindari gangguan setan ini dengan meminta perlindungan kepada Allah Ta’ala darinya.

Sebagai makhluk kecil yang baru terlahir ke dunia, anak-anak masih dalam kondisi yang sangat lemah. Mereka membutuhkan pertolongan, perlindungan, dan kasih sayang dari orang-orang di sekitarnya. Inilah salah satu tugas orang tua terhadap mereka. Dengan hikmah-Nya, Allah Ta’ala menumbuhkan rasa kasih sayang dalam hati orang tua terhadap anak-anaknya. Dengan senang hati orang tua senantiasa berusaha memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani mereka, tanpa perasaan berat sedikit pun.

Termasuk diantara yang paling Utama adalah melindungi anak dari gangguan setan sejak selagi dalam kandungan hingga terlahir dan terus sampai anak tumbuh berkembang sampai mampu secara akal melindungi diri mereka sendiri dari gangguan setan.

Allah Ta’ala, berfirman:

وَإِمَّا يَنْزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطٰنِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ ۚ إِنَّهُۥ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

“Dan jika setan datang menggodamu, maka berlindunglah kepada Allah. Sungguh, Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui.”
(QS. Al-A’raf 7: Ayat 200)

Diayat yang lain Allah Ta’ala berfirman:

وَقُل رَّبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزٰتِ الشَّيٰطِينِ

“Dan katakanlah, Ya Tuhanku, aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan setan,”
(QS. Al-Mu’minun 23: Ayat 97)

وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَنْ يَحْضُرُونِ

“dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, agar mereka tidak mendekati aku.”
(QS. Al-Mu’minun 23: Ayat 98)

Seorang Mukmin hendaknya selalu berlindung kepada Allah Ta’ala semata dari segala keburukan yang menimpanya, baik dari pertemuan dengan para setan, kehadiran mereka yang mengejutkan, ajakan kesesatan, bisikan ataupun godaan mereka untuk berbuat kemaksiatan. Apabila Allah Ta’ala melindungi hamba-Nya dari keburukan ini dan mengabulkan permohonannya, maka dia akan selamat dari segala celaka dan keburukan, serta diberikan taufik untuk melakukan segala kebaikan.

Dalam sebuah hadits, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا دَخَلَ الرَّجُلُ بَيْتَهُ فَذَكَرَ اللهَ عِنْدَ دُخُولِهِ وَعِنْدَ طَعَامِهِ، قَالَ الشَّيْطَانُ: لَا مَبِيتَ لَكُمْ وَلَا عَشَاءَ. وَإِذَا دَخَلَ فَلَمْ يَذْكُرِ اللهَ عِنْدَ دُخُولِهِ، قَالَ الشَّيْطَانُ: أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ. وَإِذَا لَمْ يَذْكُرِ اللهَ عِنْدَ طَعَامِهِ، قَالَ: أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ وَالْعَشَاءَ

“Apabila seseorang masuk ke rumahnya dengan berzikir kepada Allah subhanahu wa ta’ala ketika masuk dan ketika hendak makan, berkatalah setan (kepada teman-temannya, ), Tidak ada tempat bermalam dan makan malam bagi kalian. Apabila dia masuk tanpa menyebut nama Allah, setan berkata, Kalian mendapat tempat bermalam. Apabila dia juga tidak berzikir ketika hendak makan, setan berkata, Kalian mendapatkan tempat bermalam dan makan malam’.” (HR. Muslim no. 3762)

Bacakan surah Al-Baqarah didalam rumah, bila merasa di rumah demikian banyak masalah, tampak banyak penyimpangan dan anggota-anggotanya saling berselisih, maka ketahuilah setan hadir di rumah kita, maka bersungguh-sungguhlah mengusirnya. Bagaimanakah cara mengusirnya? Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan jawabannya dengan sabda beliau:

إِنَّ لِكُلِّ شَيْءٍ سَنَامًا، وَسَنَامُ الْقُرْآنِ سُوْرَةُ الْبَقَرَةِ وَإِنَّ الشَّيْطَانَ إِذَا سَمِعَ سُوْرَةَ الْبَقَرَةِ تُقْرَأُ خَرَجَ مِنَ الْبَيْتِ الَّذِي يُقْرُأُ فِيْهِ سُوْرَةُ الْبَقَرَةِ

“Sesungguhnya segala sesuatu ada puncaknya (punuknya) dan puncak dari Al-Qur’an adalah surah Al-Baqarah. Sungguh setan bila mendengar dibacakannya surah Al-Baqarah, ia akan keluar dari rumah yang di dalamnya dibacakan surat Al-Baqarah tersebut.” (HR. Al-Hakim, dihasankan Al-Albani dalam Ash-Shahihah no. 588)

Abu Hurairah ra mengabarkan dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:

لاَ تَجْعَلُوْا بُيُوْتَكُمْ مَقَابِرَ، إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنَ الْبَيْتِ الَّذِي تُقْرَأُ فِيْهِ سُوْرَةُ الْبَقَرَةِ

“Janganlah kalian menjadikan rumah-rumah kalian sebagai kuburan. Sesungguhnya setan akan lari dari rumah yang di dalamnya dibacakan surah Al-Baqarah.” (HR. Muslim no. 1821)

Sudah menjadi kewajiban orang tua melindungi rumah dan seisinya dari segala gangguan setan, terutama anak anak balita yang cenderung masih rawan dari gangguan itu.
Kwalitas , kwantitas ibadah dan kedekatan seluruh penghuni rumah kepada Allah Ta’ala akan sangat membantu membuat aman rumah dari gangguan setan.
Karena tidak ada kebaikan sedikitpun ketika didalam rumah ada makhluk makhluk penggangu yang pada akhirnya membuat jauh dari ketaatan kepada Allah Ta’ala.
Wallahu a’lam
#AbuMiQdam/AkhlaqMulia#

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *